Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 17 Januari 2014

Tag:

OSAMA, OBAMA dan INDONESIA



OSAMA, OBAMA dan INDONESIA

Oleh: Khairun Najib*

Setelah Osama menyelesaikan perang melawan Soviet, ia mendirikan organisasi pejuang Mujahidin dan gerakan pertahanan Afganistan atau yang dikenal dengan Al-Qaeda. Berawal mulanya kemarahan ulama Al-Qaeda ini semenjak tentara AS menyerukan perang teluk yang membantai umat muslim tak berdosa, dan semenjak itulah kebencian maupun seruan komando Osama terhadap Amerika, antek-entek, kaki tangan, dan segala hal yang berbau. Seruan iqomah garis komando itu diwajibkan bagi aktivis pejuang organisasinya untuk membumi hanguskannya.
 Osama   bin Muhammad bin Awwad bin Ladin yang sering dipanggil Osama bin Laden, lahir di Jeddah (Arab Saudi) di kawasan pantai laut merah 10 Maret 19572 Mei 2011. Osama  anak ke-17 dari 52 saudara, Ayahnya bernama Muhammad bin Ladin, seorang petani miskin dari Yaman yang bermigrasi ke Arab Saudi setelah Perang Dunia II. Di tempat ini ayah Osama memulai usahanya dibidang bisnis pembangunan, Muhammad bin Ladin salah satu orang terkaya di Arab Saudi, dan diperkirakan memiliki saham sebesar hampir 300 miliar AS.

Mujahid atau Teroris ?

Menurut majalah News Week vol 133, Osama adalah Muslim yang taat, kaya, berbakat, karismatik, dan cakap. Bahkan sama sekali tidak mempunyai kesan angker dan arogan, namun mengapa Amerika menganggap Osama seorang teroris kelas kakap yang paling berbahaya untuk dunia barat, apakah ini skenario AS agar dapat mempengaruhi dan menjalankan penjajahan politiknya di dunia Islam. Bin Laden bukan seorang teroris yang menakutkan dunia Islam, tetapi ia muslim yang istiqomah dalam menjalankan syariat, dan dia adalah pejuang rela mati demi membela kalimah “syahadat” yang terus digerogoti oleh kaum-kaum kapitalisme Zionis Yahudi.  

Kemenangan Obama Dengan Kematian Osama

Sejak dimulai pertarungan terbuka calon presiden AS tahun lalu, dimenangakan oleh kandidat yang pernah dekat dengan dunia Islam dan menetap di Indonesia, setelah dilantiknya Obama menjadi presiden pertama Amerika dari kulit hitam, ia sudah mengemban warisan dari Bill Clinton untuk memerangi dan membasmi Osama dan Al-Qaedanya. Obama yang dianggap dapat menjalinkan hubungan mesra dengan dunia Islam oleh AS, membuat skenario untuk menyatukan perdamaian antara Palestina dengan Israel maupun dunia Islam, dengan taji jitu itulah Obama leluasa untuk menggali dan mendalami informasi tentang keberadaan Osama.
 Ada dua faktor keuntungan Obama terbunuhnya Osama bin Laden, pertama Amerika menganggap Osama sebagai penghalang besar untuk mengeksploitasi  tekanan konspiratif negara adidaya terhadap dunia Islam dengan melalui aliansi Salibis-Yahudi, seperti Afganistan, Iran, Irak, Suriah, Palestina, Lebanon, Sudan, Somalia, Libya, Mesir, dan negara-negara Teluk termasuk Saudi yang sudah dapat dimasuki oleh AS, dan Osama juga dianggap mendukung maupun melindungi perlawanan Palestina terhadap Zionis Israel.
Status quo seperti ini akan terus dipertahankan, agar Islam tetap tersubordinasi sebagai tindak lanjut dari perpanjangan perang salib. Dikutipkan (Sumber: Harian Terbit Online, 10 Maret 2006), terbukti dunia Islam telah memakan pil konspiratif  Amerika, seperti perlakuan kerajaan Saudi terhadap intelektual muslim: ”Memecat mereka dari pos-pos di berbagai universitas dan masjid di kerajaan, bahkan melarang peredaran kaset-kaset mereka, melarang ceramah-ceramah  yang hanya memberi nasihat mana yang baik dan mana yang buruk”, dan mereka telah berhasil membentengi maupun mendikte kerajaan Saudi dengan tujuan eksploitasi harta negara dan mempertahankan eksistensi 500 ribu tentara AS di Jazirah Arab, dan  menurut Osama, agenda besar konspirasi adalah memecah belah umat Islam.
Kedua Obama juga menganggap Osama sebagai Bapak maupun Otak dari jaringan dan gerakan dunia Islam (Al-Qaeda), dengan menamatkan riwayat hidup pemimpin Al-Qaeda ini agar dapat menaikkan famor Obama dalam keberhasilan memerangi gembong teroris internasional, hal ini dibuat sebagai batu lonjatan untuk menuju kursi kepresidenan AS yang selanjutnya. Meskipun Bin Laden dibuat sebagai tameng perjuangan Obama untuk mengalihkan penglihatan seluruh umat Islam dunia terhadap kebusukan Amerika dan kekerasan yang pernah dilakukannya di Timur Tengah, tapi ini sebagai sandiwara atau skenario Gedung Putih untuk memikat perhatian umat muslim dunia dengan melaporkan gembong teroris internasional sudah dilumpuhkan dan meninggal dunia dalam perlawanan, sampai terakhir dirilis oleh Republika.Co.Id, London-Obama banyak merevisi cerita tentang penyerbuan yang menewaskan Osama bin Laden di Abbottabad (Pakistan), demikian harian terbit di Inggris, Guradian, melaporkan. Media ini mencatat banyak fakta yang berbelok tentang operasi penyerbuan itu, dan kematian Osama bin Laden sendiri.
Intelijen Pakistan mengutuk terhadap AS, karena tidak menerima informasi tentang operasi militer itu, dan menghapus jejak drama yang menjadi akhir perburuan tersebut. Ada beberapa fakta yang dibelokkan dalam operasi cukup singkat itu (data dari Guardian):
a.    Sebuah potongan knalpot mobil biasa dipegang Yasser, bocah 12 tahun. Sedangkan laporan AS bahwa pimpinan Al Qaeda itu bergelimang kekayaan di akhir hayatnya dan tinggal di mansion mewah.
b.   Beberapa jam setelah kematian Bin Laden, para pejabat AS memberitahu bahwa ia  melawan dan oleh Karen itu ditembak tim khusus AL Amerika. Sedangkan dilihat dilapangan fakta itu ternyata tidak benar, Osama tidak bersenjata dan ditembak di kepala maupun dada.
c.    AS menyebutkan ia menggunakan istrinya sebagai tameng hidup. Faktanya, istri Osama telah terluka di kaki sambil bergegas ke arah pasukan khusus sebelum ia terbunuh.
d.   Disebut-sebut rumah persembunyian Osama bin Laden adalah sebuah mansion dekat markas tentara Pakistan yang berharga sewa jutaan dolar AS. Faktanya, rumah itu jauh dari gambaran, terlihat dari cat bangunan yang terkelupas dan tak terawat, serta tidak ada satupun AC.
e.    Para pejabat Amerika mengubah versi awal mereka, mengungkapkan bahwa seorang perempuan yang tewas dalam serangan itu bukan istri Bin Laden.

Posisi Indonesia Terhadap Kematian Osama

Setelah Gedung Putih melaporkan kematian Osama bin Laden, semua umat Islam di Indonesia menyoroti pemberitaan tersebut. Terlepas dari meninggalnya orang nomor satu Al-Qaeda ini, kaum Islam nusantara terbentuk dua bangian khalaqoh yaitu: Pertama, umat yang mempunyai level pemikiran dan pemahaman sedikit apatis menerima sesuatu hal yang bersifat atau berbau kontemporer dan kemajuan dalam berfikir, masih menggunakan penafsiran-penafsiran fundamentalis, Ekstrimis, Fanatis, dan atau dapat juga disebut dengan golongan Furitan.
Kedua, muslim level berfikirnya lebih modernis, progresif, dan reformis, selalu memahami masalah, penafsiran, dan tantangan dengan pola fikir yang rasional sesuai tuntunan syariah, atau yang disebut dengan golongan Moderat.
Jika kita kaitkan dengan posisi Indonesia sebagai Islam terbesar dunia, kematian Osama bin Laden terdapat dua penafsiran/paradigma selaku muslim dan isue teroris: 1). Bagi Obama, kematian pemimpin Al-Qaeda adalah sebuah diskripsi dan eksploitasi AS terhadap dunia Islam, yang dipandang perpanjangan dari perang salib. Meskipun Obama berkempanye dengan orasi perdamaian dan kedamaian antara garis Barat dengan garis Islam, dan itu hanya sebuah entri politik Gedung Putih untuk memprofokasi dunia Islam umumnya, khusus muslim nusantara  agar terjadi pro dan kontra terhadap dukungan Bin Laden yang dituding sebagai otak teroris dunia.
2). Indonesia yang kini sebagai ketua forum ASEAN, sebuah bidikan baru hegemoni dan imperialis AS untuk menguasai pasar modal dan budaya kapitalisnya di ASEAN.


* mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fakultas Syariah IAIN STS Jambi 2008-2011, Pasca Sarja Universitas Satyagama Jakarta dan koordinator Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Se-Indonesia (FOKKERMAPI) SUMBAGSEL periode 2010-2011, pengurus HMI Cabang Jambi Departemen Kewirausahan dan Pengembangan Profesi (KPP) periode 2010-2011, Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Jambi periode 2011-2012, direktur LKBHMI HMI Cabang Jambi periode 2010-2011, anggota Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) cabang Jambi, pengurus Himpunan Mahsiswa Sarolangun (HIMSAR) Ketua Bidang Sumberdaya Manusia, periode 2011-2013. 


  




















         






About Unknown

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 komentar:

Posting Komentar